Integrasi Google untuk WhatsApp: Contacts, Calendar & Google Ads
Tiga keluhan yang paling sering kami dengar dari tim penjualan di WhatsApp:
- "Nama pelanggan tidak muncul di HP, semua cuma nomor."
- "Janji telepon pelanggan kelupaan, reminder-nya tenggelam di aplikasi."
- "Iklan Google-nya dapat banyak chat, tapi Google tidak tahu mana yang akhirnya beli."
Ketiganya punya akar yang sama: data jualan tinggal di aplikasi chat, sementara alat kerja sehari-hari — kontak HP, kalender, dan Google Ads — tidak ikut tahu.
Mulai hari ini, SendWia terhubung resmi dengan Google. Aplikasi kami sudah lolos verifikasi Google untuk akses Contacts, Calendar, dan Google Ads, jadi tidak ada lagi layar peringatan "aplikasi belum diverifikasi" saat menautkan. Cukup satu akun Google, tiga layanan langsung bekerja.
Satu penautan, tiga layanan

Semua diatur dari menu Integrasi → kartu Akun Google:
- Pilih akses yang diberikan. Ada empat izin — Baca Kontak, Tulis Kontak, Calendar, dan Google Ads. Semua tercentang secara bawaan; hilangkan yang belum perlu. Izin yang terlewat bisa ditambahkan belakangan per fitur, tanpa menautkan ulang dari awal.
- Satu koneksi untuk seluruh tim. Penautan dilakukan akun pemilik (akun induk). Agen CS memakai koneksi yang sama — mereka bisa mengimpor kontak tanpa perlu menautkan akun Google masing-masing.
- Bisa dilepas kapan saja. Tombol Lepas koneksi mencabut akses di sisi Google. Kontak yang sudah diimpor tetap ada di SendWia.
1. Google Contacts: nama pelanggan langsung muncul di HP

Integrasi kontak bekerja dua arah.
Dari Google ke SendWia — impor sekali klik. Buka Kontak → Import → Google Contacts. Daftar kontak Google langsung tampil (tombol Muat ulang untuk menyegarkannya); centang kontak yang mau diimpor, lalu pilih grup tujuan. Hanya kontak yang punya nomor telepon yang ditampilkan, dan nomor berawalan 0 dirapikan otomatis ke format 62. Kontak yang sudah ada di SendWia diperbarui, bukan dibuat dobel — dan nama yang pernah kamu ketik sendiri tidak ditimpa.
Dari SendWia ke Google — lead baru jadi kontak. Nyalakan saklar "Simpan lead baru ke Google Contacts" di kartu Akun Google (butuh izin Tulis Kontak). Setiap lead baru — dari chat WhatsApp, dari bot, maupun yang kamu tambahkan di CRM — otomatis dibuatkan kontak di akun Google-mu. Nomor yang sudah tersimpan di Google cukup ditautkan, tidak dibuat kembar; lead dari Instagram atau Messenger yang tidak punya nomor telepon dilewati. Karena Google Contacts tersinkron ke HP, nama pelanggan langsung tampil di aplikasi WhatsApp — tidak ada lagi deretan nomor tanpa nama. Lead lama bisa disimpan satu per satu dengan tombol Simpan ke Kontak di CRM.
SendWia hanya membuat kontak baru. Kontak lain di akun Google tidak pernah diubah atau dihapus.
2. Google Calendar: reminder follow-up tidak lagi terlewat

Di CRM, buka lead → Aktivitas → tab Pengingat, tulis tugasnya (misalnya "Telepon Pak Budi soal penawaran reseller"), pilih tanggal dan jam, lalu tekan Reminder. SendWia langsung membuat event di Google Calendar akun yang ditautkan (akun pemilik):
- Judul
Follow-up: <nama lead>dengan catatan tugas, nomor WhatsApp pelanggan, dan tautan balik ke lead di SendWia — sekali ketuk dari kalender, percakapannya terbuka. - Notifikasi 30 menit dan 10 menit sebelum jadwal, di HP maupun laptop.
- Sales penanggung jawab ikut diundang bila lead sudah ditugaskan ke agen yang punya email berbeda.
- Tanda selesai ikut tersinkron. Saat tugas dicentang selesai di CRM, judul event diberi tanda ✅ dan notifikasinya dimatikan. Dibuka lagi? Event-nya kembali seperti semula.
Timeline lead menampilkan tautan kecil Calendar untuk membuka event-nya. Reminder ini untuk tim internal — bukan pesan yang dikirim ke pelanggan.
3. Google Ads: iklan belajar dari penjualan, bukan dari klik

Iklan Google yang mengarah ke WhatsApp punya satu titik buta: Google melihat klik, lalu semuanya gelap. Negosiasi, transfer, dan closing terjadi di chat. Akibatnya, sistem Smart Bidding mengoptimalkan untuk klik — dan terus mendatangkan orang yang cuma bertanya.
Dengan integrasi Google Ads, closing di CRM dikirim balik ke Google Ads sebagai konversi, lengkap dengan nilai transaksinya.

Cara kerjanya:
- Pasang Link Lacak (/go) dari SendWia di iklan Google (Search, YouTube, atau Display) — buat dari Kode Iklan dengan platform Google Ads. Link ini mencatat ID klik Google (gclid) lalu langsung membuka chat WhatsApp — pelanggan tidak merasakan bedanya.
- Chat disimpan menjadi lead dengan sumber iklan yang sudah menempel — otomatis bila saklar Otomatis jadi lead CRM di device atau Simpan lead ke CRM otomatis di bot menyala, atau lewat tombol Simpan ke CRM di Omnichat.
- Lead closing — kartu digeser ke tahap yang kamu pilih di aturan konversi (biasanya Closing/Won), atau CS cukup mengetik kode closing di chat (cara kerjanya dibahas di artikel kirim closing dari chat).
- Konversi terkirim ke Google Ads beserta nilai deal. Lead yang datang tanpa gclid tetap bisa dicocokkan lewat nomor telepon atau email yang sudah di-hash SHA-256 (Enhanced Conversions for Leads).
Beberapa hal yang kami jaga:
- Tidak perlu developer token. SendWia memakai Google Data Manager API. Cukup akun Google yang punya akses Standard atau Admin ke akun Google Ads, lalu isi Customer ID dan ID Conversion Action di Iklan → Conversion Tracking → Google Ads.
- Uji dulu tanpa risiko. Tombol Uji koneksi mengirim event percobaan yang hanya divalidasi Google — tidak dicatat sebagai konversi, jadi data kampanye tetap bersih.
- Satu lead, satu konversi. Tiap lead dikirim sekali per tindakan konversi, dan kiriman ulang memakai ID transaksi yang sama sehingga Google tidak menghitung ganda.
- Transparan. Riwayat kiriman di Conversion Tracking menunjukkan per lead: Diterima Google ✓, Gagal beserta alasannya, atau Dilewati. Konversi biasanya tampil di Google Ads dalam 3–24 jam.
Syarat di sisi Google Ads: buat tindakan konversi bertipe "Lacak konversi dari klik" dengan Enhanced conversions for leads aktif, lalu jadikan tindakan itu sasaran kampanye.
Soal keamanan dan privasi
Memberi akses akun Google wajar membuat ragu. Ini yang kami pegang:
- Dipakai seperlunya, per fitur. Izin diminta terpisah per fitur dan boleh tidak dicentang. Walau izin yang tertera di layar Google terdengar luas, SendWia hanya membaca kontak dan menambah kontak baru, hanya membuat dan mengubah event pengingat buatannya sendiri, dan hanya mengirim konversi ke Google Ads.
- Data mentah tidak keluar. Nomor telepon dan email yang dikirim ke Google Ads di-hash lebih dulu.
- Tidak dipakai untuk AI. Data dari akun Google tidak masuk ke percakapan bot AI maupun dipakai melatih model.
- Token tidak pernah tampil di aplikasi, dan akses bisa dicabut dari SendWia maupun dari pengaturan akun Google.
Rinciannya ada di Kebijakan Privasi bagian penggunaan data Google.
Cara mulai
- Masuk sebagai akun pemilik, buka menu Integrasi → Akun Google → Hubungkan Google.
- Centang akses yang dibutuhkan, lalu setujui di halaman Google.
- Nyalakan Simpan lead baru ke Google Contacts bila ingin nama pelanggan muncul di HP.
- Coba buat satu Pengingat di aktivitas lead CRM dan lihat event-nya di Google Calendar.
- Untuk iklan, isi koneksi di Iklan → Conversion Tracking → Google Ads, tekan Uji koneksi, lalu pasang Link Lacak dari Kode Iklan berplatform Google Ads di iklan Google-mu.
Menu Integrasi terbuka di semua paket. Google Contacts dan reminder Google Calendar mengikuti fitur Kontak & CRM di paket Pro; konversi Google Ads termasuk Conversion Tracking di paket Pro Ads. Lihat paket — atau coba dulu gratis 7 hari, tanpa kartu kredit.
